ada 3 dongeng yang w suka, yaitu putri duyung, pangeran kodok (tpi bukan kayak serial tv slah satu stasiun tv swasta), pangeran garam.
zaman dahulu kala ada seorang raja yang memiliki 5 putri. dari semua putri, raja sangat menyanyangi putri bungsunya. ke lima putri sudah tumbuh dewasa maka sang raja meminta mereka berlima saat ulang tahunnya membawa hadiah untuknya dan membawa pangeran yang akan kelak jadi suami para putri. siapa yang memberi hadiah paling berharga maka ia akan dijadikan penerus kerajaaan.
- dongeng putri duyung, yang w suka cuma karena sad ending doank sech w mmg lbh suka yg salah satu peran utamanya hilang atau mati. cerita putri duyung juga sedikit bs diambil maknanya.. "jgn pernah berharharap mengapai sesuatu padahal lu ga mampu menggapainya" jgan ngelakuin sesuatu yg sia-sia.
- pangeran kodok, info berharga dari ni dongeng adalah memahami sesuatu kekurang dari orang lain dengan secara bertahap. kodok yg buruk rupa ga lansung disukai sama putri. jadi lbh masuk akal gtu.
- pangeran garam, nah ini yg paling w suka. walau sad ending juga tapi w dapet pelajaran berharga dari ni dongeng. bahwa garam bisa lbh berharga dari emas.w melihat dongen pangeran garam bukan dari love storynya.
sinopsis pangeran garam
zaman dahulu kala ada seorang raja yang memiliki 5 putri. dari semua putri, raja sangat menyanyangi putri bungsunya. ke lima putri sudah tumbuh dewasa maka sang raja meminta mereka berlima saat ulang tahunnya membawa hadiah untuknya dan membawa pangeran yang akan kelak jadi suami para putri. siapa yang memberi hadiah paling berharga maka ia akan dijadikan penerus kerajaaan.
di daerah yang sangat tersembunyi terdapat kerajaan yang disebut keerajaan garam. kerajaan garam sangat miskin. kerajaan garam dikenai sihir kutukan. saat pangeran berulang tahun dan menuju kedewasaan dia akan menjadi garam selamanya jika ia tidak menemukan seorang putri yang mau menerima dia apa adanya. ulang athun sang pangeran garan bertepatan dengan ulang tahun sang raja. ke 4 putri raja sudah menemukan pangerannya..hanya putri bungsu saja yang belum menemukan pangeran untuk dinikahi. akhirnya raja mengutus orang untuk mencarikan pangeran untuk sang putri raja. diantara para pengeran yang akan dijodohkan pangeran garam ikut serta. sang putri bungsu pun jatuh cinta dengan pangeran garam. pangeran garam mencari wanita yang tulus, maka ia membawa sang putri ke negerinya. sang putri tidaak mempermasalahkan kemiskinan pangeran garam. pangeran garam hanya memiliki sekantung garam. tibalah ulang tahun raja yg juga ulang tahun pangeran garam.
putri pertama membawakan banyak berlian untuk raja..raja sangat senang dengan hadiah itu. putri ke dua membawakan pakain dari sutra,putri ke tidak membawakan banyak emas, sedangkan putri ke empat membawakan emas, sutra, dan berlian. putri ketiga sudah yakin dia akan menang dan menjadi pewaris tatah. putri bungsu blum juga datang. sang raja sangat khawatir, tetepi diakhir acar sang putri bungsu datang bersama pengeran garam. raja pun bertanya " apa yang bs kau berikan padaku, putri?"
sang putri dengan yakin memberikan sekantung garam. raja sangat marah. " apa kamu menghinaku, putri!" sang putri menjawab dengan lembut " ayahandaku sungguh aku tidak bermaksud menghinamu karena inilah barang peling berharga yg aku punya. sama seperti ayah yg sangat berharga bagiku."
sang raja tetap murka dan mengusir sang putri dan menghina pangeran garam. pangeram garam pu berkata " wahai raja, jika memang garam itu lebih berharga daripada emas maka garam diseluruh negerimu akan menjadi emas." kutukan pangeran garam pun tak bs musnah pangeran garam menjadi patung garam selamanya. dan sang putri setia berada disamping pengeran garam. kesokkan paginya.. seluruh negeri sangat takjub seluruh garam dirumah2 meraka menjadi butiran emas. raja sangat senang dan hingga membuat perayaan besar2an. saat sang raja makan, semua makanan yang dihidangkan tidak enak raja pun memanggil koki istana. sang koki kebinggungan karena raja sangat marah kerena makanannya tidak enak. koki pun menjelaskan tidak ada garm yg dapat digunakan utk memasak karena semua garam sudah menjadi emas. maka raja menyuruh koki menggatinya dengan gula. tapi percuma rasa masakan tetap tidak enak.raja pun akhirnya tidak napsu makan dan jatuh sakit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar